terpilih sebagai orang yang kalah



Mengikuti olimpiade adalah harapan semua siswa. Untuk mendapatkannya  perlu pembuktian bahwa kita bisa. Dan ketika aku terpilih mewakili sekolah untuk ikut olimpiade, aku sangat senang (itu perasaan aku ketika baru mendengar aku terpilih), tapi setelah aku tau jika mereka memilihku agar aku tidak lolos dan gak ada yang mewakili sekolah. Sedih banget !!!


Untuk apa aku latihan selama ini jika pada akhirnya hanya untuk sebuah kegagalan. Mereka terlalu egois, memikirkan diri mereka sendiri. Mereka takut jika aku berhasil mereka akan kehilangan jabatannya… ( sungguh sikap yang egois). 

Ingin rasanya aku membentaknya, memarahinya… namun apa daya dia memiliki jabatan yang mungkin dapat mengeluarkan aku dari sekolah. Aku memilih diam ditengah sakit dan marahnya jiwa ini.

Hal itu membuat aku takut untuk melakukan hal baru diluar kebiasaan ku & membuat aku tidak percaya diri dengan semua bakatku.
Aku lebih memilih saat dimana aku menjadi siswi biasa tapi aku selalu yakin dengan semua hal yang akan aku lakukan. Tidak seperti sekarang, melangkah disaat sekarang merupakan suatu perjuangan aku untuk bisa yakin dengan langkah ku ini.

Kadang ketakutan ini membuat aku merasa sulit untuk melangkah maju mewujudkan semua cita – cita dan keinginanku. Aku ingin sekali terbebas dari rasa takut ini, sehingga membuat aku menjadi seseorang yang seperti dulu lagi. Tak pernah takut untuk menetukan pilihan, selalu berani mencoba hal baru, mencari tantangan dan akhirnya bisa berhasil melewati tantangan itu…
Kapan aku bisa bebas?? Aku engga mau seperti ini…


“aku yakin ketika rasa takut ini telah hilang aku akan menjadi seseorang yang berhasil & sukses, orang – orang akan bangga bisa menjadi temanku”.

Komentar